Cara Meningkatkan Efisiensi Pembakaran Batubara Pada PLTU



Cara Meningkatkan Efisiensi Pembakaran Batubara Pada PLTU
Penulis: Paula
Jika pada pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU tekanan kondensor batubara mengalami penurunan tentu daya gunanya akan meningkat. Tekanan kondensor biasanya berhubungan langsung dengan besarnya suhu air untuk pendingin yang berasal dari uap kondensor sehingga jika suhu tersebut rendah, tahanannya juga menjadi rendah dan pada keadaan suhu terendah dapat terjadi tekanan jenuh. Air pendingin biasanya terdiri dari air dari sungai atau laut dan air dari uap turbin. Hal ini mengakibatkan suhu terendah besarnya sama dengan air yang digunakan dalam proses pembakaran sehingga tekanan jenuh menjadi sulit didapakan. Untuk meningkatkan daya guna batubara ada beberapa cara yang dapat dilakukan, diantaranya adalah dengan pembakaran batu bara kualitas rendah dan melakukan pemanasan ulang.
Pemanasan ulang batubara dapat dilakukan dengan membagi turbin jadi dua yaitu bagian bertekanan tinggi dan bagian bertekanan rendah yang ada dalam satu poros sehingga sususna pembangkit ini secara berurutan adalah boiler, bagian tekanan tinggi, bagian tekanan rendah, dan generator. Prinsip kerja pemanasan ulang adalah memasukkan uap dari boiler ke bagian tekanan tinggi. Kemudian uap tersebut dialirkan kembali ke bpiler. Kemudian uap dari boiler dialirkan lagi ke bagian turbin bertekanan rendah untuk menggerakkan generator. Dengan cara ini jumlah energi yang dihasilkan bisa lebih besar. Hal ini biasanya diterapkan pada mesin – mesin berukuran besar.
Meningkatnya suhu dan tekanan uap tentu membuat efisiensi PLTU menjadi meningkat dengan pesat. Namun hika meningkatkan daya, maka desain boiler juga perlu diperbaiki. Caranya adalah dengan menambahkan peralatan pengendali NOx.
Selain cara tersebut, cara lain untuk meningkatkan efisiensi pembakaran batubara pada PLTU adalah dengan metode pembakaran lapisan mengambang bertekanan. Metode ini menggunakan udara bertekanan sehingga meningkatkan perpindahan panas karena suhu uap juga meningkat. Uap yang panas dapat digunakan untuk menggerakan turbin gas dan generator untuk menghasilkan listrik. Turbin gas yang mengeluarkan gas buang cukup panas, gas tersebut bisa dimanfaatkan untuk memanaskan air dari kondensor turbin uap. Dengan metode ini, batubara yang memiliki kualitas rendah dapat ikut dimanfaatkan untuk diubah menjadi energi listrik.

0 Response to "Cara Meningkatkan Efisiensi Pembakaran Batubara Pada PLTU"