Pesugihan Babi Ngepet di Jawa Timur



Pesugihan Babi Ngepet di Jawa Timur
Penulis: Paula
Babi ngepet atau celeng kresek merupakan salah satu pesugihan atau pengasihan bagi mereka yang ingin kaya dengan jalan pintas. Babi ngepet biasanya mengambil uang dari korbannya dengan cara menggesekkan tubuhnya pada pintu atau tembok rumah target yang diburunya. Jika penjelmaan babi sudah sukses, si pelaku tersebut akan melepaskan jubah hitamnya dan berubah wujud dari babi menjadi manusia kembali. Pelaku pesugihan babi ngepet memiliki resiko yang sangat besar karena apapun jenis persepakatan dengan makhluk gaib memiliki konsekuensi yang ada di luar nalar manusia,.
Dalam ritual babi ngepet, pelakunya ada dua orang yaitu orang yang menjelma jadi babi dan orang yang berperan menjaga lilin. Jika si penjaga lilin tidak waspada dalam mengawasi nyala api pada lilin, hal ini akan membahayakan pelaku pesugihan sebab si babi dapat mudah ditangkap oleh warga dan dapat berujung pada kematian. Jika nyala api lilin mulai redup atau warnanya mulai melemah, berarti orang yang menjelma menjadi babi tersebut berada dalam keadaan bahaya sehingga penjaga lilin tersebut harus cepat – cepat meniup lilin tersebut. Ketika lilin tersebut mati, babi ngepet jelmaan itu pun akan berubah kembali lagi menjadi manusia biasa.
Berbicara mengenai babi ngepet, ada beberapa mitos tentang pesugihan ini. Adanya ritual babi ngepet berasal dari kepercayaan bahwa ada makhluk halus atau siluman babi yang dapat menjadikan seseorang menjadi kaya raya. Ada beberapa tempat di Indonesia yang konon biasa digunakan untuk bertemu dengan makhluk gaib tersebut dan melakukan perjanjian sebelum bisa menjelma jadi babi ngepet.
Pengasihan atau pesugihan dengan babi ngepet ini juga meminta orang yang ingin menjelma sebagai babi ngepet harus memberikan tumbal. Biasanya, tumbalnya adalah anak yang paling disayang. Versi lain mengatakan bahwa anak tersebut adalah anak yang belum akhil balik. Konon, si pelaku juga harus memakan kotoran siluman babi tersebut supaya dapat mengubah dirinya menjadi babi. Setelah semua persyaratan terpenuhi, juru kunci tempat pesuhgihan akan memberikan kain hitam pada si pelaku. Kain tersebut nantinya akan digunakan oleh si pelaku untuk menjelma menjadi babi. Pada kenyataannya, di beberapa daerah di Indonesia, terutama Jawa banyak ditangkap babi jadi – jadian yang dipercaya sebagai babi ngepet.

0 Response to "Pesugihan Babi Ngepet di Jawa Timur"